Matthijs de Ligt Tak Peduli Lawan Ajax di 8 Besar Liga Champions

Leader Ajax Amsterdam, Matthijs de Ligt, menyatakan kesebelasannya akan habis-habisan pada penghujung kampanye musim ini. Dia jua tidak perduli rival kesebelasannya pada fase 8 besar Liga Champions.

“Kami malahan tak paham semua kesebelasan yang bakal melaju ke fase selanjutnya. Jadi, kita butuh menyaksikan usai undian. Saya tak perduli. Kamu harus merebut kemenangan Kamu sendiri, ” tutur Matthijs de Ligt pada Omnisport.

“Aku tak perduli siapa rival kami. Kamu menyaksikan siapa yang bakal jadi rival Kamu, dan Kamu berlaga menghadapi mereka. ”

Ajax sebelumnya membikin kejutan dengan menendang pemenang bertahan Real Madrid pada fase perdelapan final Liga Champions. Kesebelasan dari Belanda ini unggul dengan agregat 5-3.

Karena pencapaian ini, Ajax melaju menuju fase perempat final. Selain mereka, skuat lainnya yang jua telah melaju adalah Porto, Manchester United serta Tottenham. Adapun 4 tiket tersisa bakal diperebutkan pekan depan.

“Kami begitu saja paham hasil positif atas Madrid pencapaian yang amat besar. Kami amat puas dengan itu. Reaksi paling baik? Saya memperoleh banyak, namun saya tak tahu mana yang paling baik. Keluargaku, pacarku, semua reaksi ini vital untukku, ” tutur Matthijs de Ligt.

Kalidou Koulibaly Senang Jadi Incaran Manchester United

Pemain bertahan Napoli, Kalidou Koulibaly, buka suara tentang minat Manchester United padanya. Bintang berusia 27 tahun ini mengakui bangga menjadi incaran Manchester United.

“Masa depan saya? Saya tak tahu apa saya satu dari sekian banyak pemain bertahan terkuat. Saya terus berupaya memberi yang paling baik. Sebab saya di sini, saya terus berupaya berkembang bersama Napoli. Saya memiliki beberapa motivasi guna terus serta saya mau terus berbuat itu, ” tutur Koulibaly pada Rai Sport.

“Saya girang beberapa kesebelasan raksasa memantau saya, namun saya mau memperlihatkan di lapangan jika saya ada di tingkat tertangguh serta saya mau membuktikannya pada masa mendatang, ” jelasnya.

Koulibaly berlabuh menuju Napoli dari Genk di 2014. Dia lantas tumbuh menjadi salah satu pemain bertahan paling baik Serie A, malahan Eropa.

Performa impresifnya ini mencuri atensi tim-tim raksasa Eropa, salah satu diantaranya adalah Manchester United. Setan Merah malahan pernah menawarkan 90 juta Poundsterling di Januari lalu, walau pada akhirnya ditolak Napoli.

Koulibaly sendiri telah memperkuat Napoli di dalam 30 laga di semua musim ini. Dia jua membuat 2 umpan.

Adapun Napoli sekarang ada di tempat 2 klasemen Serie A. Mereka tengah terpaut angka yang cukup jauh dari Juventus pada singgasana.

Soal Icardi ke Juventus, Ini Tanggapan Allegri

Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, enggan memberikan tanggapan ketertarikan kesebelasannya pada striker Inter Milan, Mauro Icardi. Ia memberi segalanya ke manajemen Si Nyonya Tua.

Koneksi Mauro Icardi dengan Inter memang tengah memanas. Ujung tombak asal Argentina tersebut baru saja dicopot dari jabatannya sebagai pemimpin Nerazzurri.

Posisi itu lalu dialihkan pada sang penjaga gawang, Samir Handanovic, yang tentu lebih senior dari segi umur daripada dirinya. Hal tersebut membuat Icardi menolak guna bermain vs Rapid Vienna dalam turnamen Liga Europa.

Icardi diketahui jadi target Juventus pada jendela transfer musim panas kemarin. Sang bomber juga digosipkan jadi target Juventus lagi guna musim depan.

“Saya tidak paham apa-apa mengenai bursa transfer. Saya setingkat lebih suka angkat kaki ke pantai di bursa transfer musim panas tahun mendatang! Klub memegang para pemain serta membuat mereka tersedia, ” kata Allegri pada Soccerway.

“Icardi merupakan pemain serang yang dapat mencetak skor, tapi aku menyerahkan penilaian kepada juru tak-tik Inter Luciano Spalletti, yang melatihnya serta mengenalnya sedikit lebih baik, ” Allegri melanjutkan.

Mauro Icardi sendiri sudah membela Inter dalam 28 pertandingan pada semua musim ini. Dia juga menyumbang 15 goal dan 3 assist.

Terungkap: Bobroknya PSSI Jadi Alasan Luis Milla Ogah Kembali Latih Timnas

PSSI telah memberitahukan jika juru tak-tik tim nasional Indonesia bakal dibesut oleh Bima Sakti yang jadi pengganti jabatan Luis Milla.

PSSI yang pada awalnya telah memberitahukan guna memperbarui kesepakatan kontrak Luis Milla sepanjang 1 musim menuju depan ini batal berjodoh balik lagi bersama seorang juru tak-tik dari Spanyol itu.

Luis Milla pun telah mengucapkan pesan perpisahan pada penduduk Indonesia jika dia tak dapat meneruskan kembali kewajibannya menangani kesebelasan Merah Putih. Malahan di dalam kalimat yang dituliskan, Luis Milla memperhitungkan tersedia ketidakprofesionalan melalui PSSI padanya.

Salah satu diantaranya tersebut merupakan PSSI telat mengeluarkan biaya bayaran Luis Milla di dalam sepuluh bulan terbaru. PSSI juga telah mengakuinya jika sesungguhnya terlambat guna menebus bayaran Luis Milla yang dikatakan bisa sampai Rp dua miliar per bulan.

Luis Milla direkrut PSSI di Februari 2016 berdurasi kesepakatan kontrak hingga Asian Games 2018 yang usai Agustus silam. Kedatangan eks juru tak-tik Real Zaragoza ini pastinya guna memberi pencapaian pada tim nasional U-23 Indonesia yang menembus kualifikasi Piala Asia U-23, SEA Games 2017, serta Asian Games 2018.

Tapi kenyataannya Luis Milla tidak berhasil mengabulkan incaran yang diajukan PSSI guna memenangkan trofi jawara pada tiap-tiap kompetisi, kecuali Asian Games 2018.

Tim nasional U-23 Indonesia tidak berhasil menuju ke fase penyisihan grup Piala Asia U-23, lalu cuma mendapat medali perak pada SEA Games 2017, serta terbaru Luis Milla hanya menghantarkan tim Garuda Muda melaju menuju fase enam belas raksasa Asian Games 2018.

Kini juru tak-tik tim nasional Indonesia diemban dengan Bima Sakti yang pada awalnya cuma berkuasa menjadi asisten Luis Milla. Peran perdana Bima Sakti merupakan menghantarkan tim nasional Indonesia memenangkan trofi jawara pada Piala AFF 2018.

Masuk ke menuju di dalam Grup B bareng Filipina, Singapura, Thailand, serta Timor Leste, kompetisi bergengsi se Asia Tenggara ini bakal dimulai di delapan November hingga 15 Desember nanti.

Karena Ini, Pogba Takkan ke Juve

Paul Pogba kemungkinan bakal meninggalkan Manchester United di musim transfer pemain pada yang akan datang, akan tetapi tak menuju Juventus.

Laporan keberangkatan Pogba melalui United memang kerap berembus santer. Pertikaiannya bersama Jose Mourinho ditengarai menjadi satu dari sekian banyak sebab kenapa Paul Pogba mau hengkang melalui Old Trafford.

Namun begitu, Juventus rasa-rasanya tidak bakal menjadi tujuan jika Pogba memang mau pindah. Hal itu diakui begitu saja dengan Direktur Olahraga Juventus, Fabio Paratici.

“Kami amat menyayangi Pogba, ” tutur Paratici, diberitakan BolaSport. com melalui Sepakbola Italia. “Kami berpikir terhubung dengannya namun rombongan saya tidak sekalipun memikirkan guna mendatangkannya kembali serta rombongan saya tidak bakal memikirkannya, ” kata Paratici tentu.

Hal itu amat berkebalikan bersama kabar pada awalnya melalui Tuttosport yang mengungkapkan jika Orang nomor 1 di Juventus, Andrea Agnelli, amat mau Pogba kembali menuju Turin.

Agnelli dilaporkan ialah fans sulit Pogba. Kabar itu menyatakan jika Juventus bakal menggaet Pogba di penghujung kampanye musim itu.

Di samping Juventus, Pogba dikatakan sekaligus hampir bersama transfer menuju Barcelona. Namun begitu hal tersebut terhalang dengan situasi finansial Barcelona yang tidak memungkink

Baru Sembuh, Lloris Langsung Jadi Starter di Laga Spurs vs Barca

Penjaga gawang Hugo Lloris, dilaporkan akan balik lagi mengawal Tottenham Hotspur, di partai Liga Champions melawan FC Barcelona, Kamis (4/9) dini hari pukul 02. 00 WIB.

Manajer Mauricio Pochettino juga mengonfirmasi jika Hugo Lloris bakal berlaga dalam match day ke-2 penyisihan Grup B Liga Champions ini.

Hal tersebut seperti diklaim BolaSport. com melalui akun Twitter resmi Tottenham Hotspur.

“Mauricio Pochettino mengonfirmasi jika Lloris bakal diturunkan menjadi starter melawan Barcelona esok hari, ” tulis pengakuan tim.

Seperti yang diketahui, pertandingan itu bakal jadi performa ke-4 sang penjaga gawang berusia 32 tahun, usai tidak ikut serta memperkuat Spurs sepanjang 6 minggu karena cedera otot paha.

Kembalinya sang leader bakal jadi cukup penawar, sebab Spurs sedang dilanda cedera di pemain-pemain kuncinya.

Christian Eriksen, Jan Vertonghen, Dele Alli serta Mousa Dembele, tidak ikut serta dalam sesi pelatihan pada Selasa (2/10), serta diperkirakan akan tidak berlaga melawan Barcelona.

Meskipun begitu, Pochettino memandang jika banyaknya cedera yang diderita bintang utama, tidak berimbas buruk di kekuatan skuat.

“Kami memiliki pemain-pemain yang mendapat bermacam cedera. Ini bukan pola yang terjadi melalui hal spesifik, ” tutur Pochettino melalui laman Daily Mail.

“Kami bukan sasaran, team saya perlu berpikir hebat. Setiap pesepakbola mesti berpikir jika keduanya dapat unggul serta bisa sampai apakah yang team saya dambakan, ” terangnya.