Bernostalgia di Wisata Berastagi

Posted on

BerastagiMedan mempunyai banyak pilihan wisata unik yang bisa kalian coba. Sekian dari destinasi wisata yang wajib kalian coba kunjungi di Medan ialah Berastagi. Berastagi merupakan satu kawasan atau kerap disebut kota yang berada 66 km dari kota Medan. Disini, kalian bisa menjumpai tidak sedikit wisata di Berastagi yang tidak kalah unik dan menyenangkan, lho!

Gundaling

Gundaling adalah sekian dari destinasi wisata alam yang berada di Berastagi. Gundaling merupakan suatu kawasan bukit hijau yang terbentang luas dan ada di ketinggian hingga 1,575 mdpl. Kalian bisa tiba di Gundaling dengan perjalanan sejauh 3 km dari kota Berastagi. Dikenal pula dengan julukan kota Markisa dan Jeruk Manis, Gundaling ialah satu kawasan sejuk dengan panorama hamparan area pertanian yang cantik. Disini kalian juga dapat menemui beberapa fasilitas wisata semacam hotel, restoran dan padang golf.

Pasar Buah Berastagi

Dari 1,575 mdpl, kita berpaling ke daerah kota dimana kalian bisa menemukan pasar unik yakni Pasar Buah Berastagi. Pasar tradisional itu tentunya sekedar menjual buah-buahan yang bersumber dari daerah Berastagi. Tahukah kalian bahwa Berastagi ialah pusat penghasil buah-buahan juga sayuran sekaligus sebagai pemasok tuk berbagai kawasan di Medan? Nah, tak perlu jauh-jauh ke Medan, bisa berkunjung ke pasar ini. Kalian bisa mendapatkan buah-buahan semacam markisa, terong belanda, dan pepino. Nah, usai lelah berbelanja buah dari Berastagi, kalian juga bisa bersantai sambil wisata kuliner.

Desa Peceren

Wisata di Berastagi berikutnya ialah Desa Peceren. Desa Peceren itu merupakan desa kecil yang ada di pinggiran kota Berastagi. Desa ini merupakan rumah dari 700 keluarga. Nama resmi pemerintah setempat ialah desa Sempajaya, tapi hingga kini masih populer dengan sebutan Desa Peceren. Desa ini unik sebab kalian dapat menyaksikan histori dan budaya Sumatera Utara, sebab disini kalian bisa melihat 6 rumah adat tradisional dari Karo, 4 diantaranya masih aktif dipakai sampai sekarang. Sekian dari rumah paling tua yang ada di Desa Peceren sekitar 120 tahun.

Danau Lau Kawar

Pastinya kalian masih ingat fenomena erupsi Gunung Sinabung yang terdapat di Tanah Karo, ya? Nah, Danau Lau Kawar ini merupakan salah satu danau yang ada di kaki Gunung Sinabung. Danau ini merupakan destinasi wisata di Berastagi yang ngetop sekaligus jadi kawasan ekosistem yang resmi di protek pemerintah setempat. Danau Lau Kawar berada di kabupaten Karo, atau berjarak 30 km dari pusat Berastagi. Jika kalian tertarik tuk berkunjung ke danau yang terbentang luas ini, kalian harus menempuh perjalanan selama 60 menit dari pusat Berastagi.

Pagoda Lumbhini

Tak disangka, rupanya Berastagi mempunyai suatu kebanggaan tersendiri! Berastagi punya Pagoda Lumbhini, yang adalah replika Pagoda Shwedagon di Vietnam. Replika ini merupakan pagoda replika kedua paling tinggi yang terdapat di dunia, usai replika yang didirikan di Birma. Pagoda replika ini didirikan diatas lahan seluas 3 ha yang berada di Taman Alam Lumbini. Taman Alam Lumbini itu sendiri ada di kabupaten Karo. Bangunan yang dilapisi warna emas ini tampak sangat semarak serta mencolok hingga jadi salah satu atraksi wisata yang unik di Berastagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published.